Butir – Butir Pancasila Sila ke-4 Yang Terbaru Beserta Contoh Pengamalan

  Butir – butir Pancasila yang dahulu ada 36 butir sekarang diubah menjadi 45 butir pancasila. Dan sekarang ini masyarakat banyak yang belum tahu mengenai hal ini. Karena kurangnya sosialisasi yang dilakukan pemerintah dalam mengumumkan butir–butir pancasila.

Pada jaman dahulu tahun 1980 an untuk murid di Sekolah Dasar diwajibkan menghafal 36 butir pancasila dan dulu terdapat banyak film yang merupakan pengamalan dari butir pancasila. 

Dalam masa reformasi menurut Tap MPR no. I/MPR/2003 ada perubahan isi butir – butir Pancasila dengan masa sebelumnya, sehinggga menjadi 45 butir. Berikut butir-butir Pancasila untuk sila ke-4.

Butir butir pancasila sila ke 4: Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaran / perwakilan

1. Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama.

Contoh: Setiap manusia mempunyai hak dan kewajiban sama memperoleh pendidikan

2. Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.

Contoh: Tidak boleh kita terlalu memaksa kehendak sendiri terhadap orang lain apalagi melakukan penyuapan.

3. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.

Contoh: Ketika ada perbedaan kita perlu mengutamakan aspek bermusyawarah, tidak boleh mau menang sendiri.

4. Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.

Contoh: Dalam bermusyawarah perlu tercapainya hasil yang telah disepakati bersama dengan mendukung aspek kekeluargaan.

5. Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.

Contoh: Kita perlu patuh, menerima dan hormat terhadap suatu keputusan yang sudah disepakati dan mufakat

6. Dengan iktikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah.

Contoh: Dalam menerima suatu keputusan kita perlu ikhlas dalam menjalaninya

7. Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.

Contoh: Di dalam bermusyawarah perlu mengutumakan kepetingan bersama daripada kepentingan pribadi

8. Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.

Contoh: Bermusyawarah kita perlu dalam keadaan dingin dan tidak emosi

9. Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.

Contoh: Dalam pengesahan keputusan sehendaknya keputusan tersebut sesuai dengan norma pada TYME serta tetap mempertahankan martabat

10. Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan pemusyawaratan.

Contoh: Mempercayai penuh dan menyerahkan terhadap wakil – wakil terpilih untuk menjalankan tugasnya


Sekian dulu yaa...

Yuk, #BelajarPsikotes, untuk Gapai Impianmu !!!

Share this article :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Butir – Butir Pancasila Sila ke-4 Yang Terbaru Beserta Contoh Pengamalan"